mana yang benar yah?…..

sehingga, kira-kira keutuhan jama’ah lebih diutamakan meskipun dengan membohongi anggotanya dengan istilah-istilah seperti syuro, amniyah, forsil, Majelis Syuro, Majelis Tanfidz, itu semua masa digunakan sbg alat berbohong????

katanya syuro, kok sudah ada hasilnya?? jadi seakan-akan diadakan sruro hanya untuk legitimasi saja dan pura-pura mengikutkan anggota untuk berfikir tentang jama’ah. sudah dapat dibedakan lah,… yang mana syuro yang benar-benar syuso dengan ‘syuro settingan’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s