Posted by: mujahiddien on: September 26, 2011
Allah SWT berfirman, “Maka, janganlah kamu menyebut dirimu suci,” (QS. an-Najm 32) dan, “Hendaklah kamu menyebut-nyebut nikmat Tuhanmu kepadamu,” (QS. adh-Dhuha:11)
Kandungan ayat yang pertama adalah larangan memuji dan menyanjung diri sendiri, karena terpesona oleh kemampuan yang dimiliki. Sebab, hal itu akan menuntun pelakunya kepada sikap sombong dan menganggap remeh orang lain, bahkan mencaci dan mencela orang lain tersebut. sedangkan kandungan ayat yang kedua adalah perintah untuk menisbahkan nikmat kepada Allah SWT, tidak mengingkari dan tidak menutup-nutupinya, kecuali jika khawatir akan diketahui orang yang iri hati. Allah SWT berfirman, “mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya,” (QS. an-Nahl:83) dan ” Tidaklah kamu perhatikan orang-orang yang menukar nikmat Allah dengan kekafiran?” (QS. Ibrahim: 28)
By: Dr. ‘Aid ‘Abdullah al-Qarni
Recent Comments